Senin, 24 Juli 2017

DAMPAK MAGANG BAGI ANAK

         Libur panjang kenaikan kelas pada akhir tahun ajaran seringkali membawa dilema bagi orang tua, terutama bagi orang tua yang keduanya bekerja seperti saya. Kami tidak mungkin ikut libur panjang juga karena terbatasnya jatah cuti. Akhirnya, anak menghabiskan liburnya dengan bermalas-malasan di rumah. Hampir dua puluh empat jam main hape dan aktivitas tidak produktif lainnya menjadi solusi pengisi waktu. 
           Karena terlalu lama bermalas-malasan maka anak akan ogah-ogahan waktu harus kembali ke sekolah. Mulai dari membiasakan kembali bangun pagi, belajar, dan terutama masalah disiplin. Orang tua harus ekstra untuk mengubah ritme hari libur menjadi hari sekolah.
            Sampai akhirnya saya mendapatkan informasi tentang magang bagi anak selama libur sekolah. Seorang teman dalam grup parenting memberikan list tempat-tempat yang menerima magang. Saat itulah saya terpikir untuk mengisi libur panjang anak dengan magang. Apalagi tahun ini anak baru lulus SMA dan libur tiga bulan menunggu masuk kuliah.
             Setelah berdiskusi dengan pak suami dan anak, maka disepakati untuk memulai program magang pada liburan kali ini. Pertimbangan jarak tempuh dari rumah ke lokasi, keamanan dan interest anak, diputuskan anak akan magang di sekolah SD nya dulu. Alhamdulillah, setelah mengajukan lamaran pihak sekolah menerima dengan antusias.
                 Setelah menjalani magang, nampak perubahan pada diri anak saya. Yang jelas adalah adanya semangat menyambut hari. Dia lebih ceria dan bahagia. Pengalaman menjadi asisten guru kelas, pengajar ekstra kurikuler Bahasa Inggris, hingga mencoba mengerjakan tugas ketatausahaan memberikan wawasan baru.
           Disiplin berangkat dan pulang kerja juga terjaga. Terlihat lebih dewasa dan bertanggungjawab. Dia juga mulai belajar ketrampilan untuk berempati, bersosialisasi yang sehat, dan menjadi bermanfaat bagi orang lain. 
              Yang membuat saya dan pak suami gembira adalah anak dapat meminimalkan interaksi dunia maya dan mengganti dengan interaksi di dunia nyata. Bekal yang sangat berharga untuk anak kelak ketika harus hidup bermasyarakat.

Baca juga :

5 komentar:

  1. Dengan magang, pengalaman anak bisa bertambah ya... Bisa jadi bekal untuk kehidupannya di masa depan.

    BalasHapus
  2. Magang memang membuat anak menjadi tau bahwa ternyata sekolah itu menyenangkan

    BalasHapus
  3. Klw dimalaysia bnyk kerja partime saat libur sekolag, jd anak anak bs mengisi liburan dengn kegiatan yg brmnfaat

    BalasHapus
  4. Magang memang kegiatan yang sangat positif bagi anak...:)

    BalasHapus
  5. baru tahu ada kegiatan begini, sepertinya positif sekali

    BalasHapus